Sherly Tjoanda Targetkan Kebakaran TPA Takome Tuntas 100 Persen

foto istimewah

Ternate, Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, menegaskan penanganan kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Takome, Kota Ternate, harus dituntaskan hingga 100 persen. Sisa titik api di dalam timbunan sampah menjadi perhatian utama karena berpotensi memicu kebakaran susulan jika tidak ditangani secara menyeluruh.

Penegasan itu disampaikan Sherly saat meninjau langsung proses pemadaman bersama Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, Kamis (15/10/2026). Keduanya memastikan seluruh upaya penanganan terus dilakukan hingga tidak ada lagi titik api yang tersisa.

“Ini titik krusial karena harus tuntas 100 persen. Kalau tidak tuntas, kemudian didiamkan, api bisa membesar lagi,” tegas Sherly di lokasi kebakaran.

Kebakaran yang terjadi sejak 3 Oktober 2026 tersebut masih menyisakan sekitar 30 persen titik kebakaran. Pemerintah kini memusatkan penanganan pada area yang belum sepenuhnya padam, terutama bagian dalam timbunan sampah yang berpotensi menyimpan bara api.

Untuk mempercepat pemadaman, empat unit ekskavator telah dikerahkan, masing-masing dua unit dari Pemerintah Kota Ternate dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Dukungan operasional juga diperkuat dengan lima dump truck dan dua mobil tangki air dari Balai Sumber Daya Air (SDA).

Mulai Jumat 16 Oktober, Balai SDA dijadwalkan menambah dua mobil tangki air. Tim juga akan melakukan survei geolistrik untuk mengidentifikasi potensi sumber air yang dapat dimanfaatkan melalui pembangunan sumur bor.

Dukungan tambahan meliputi penggantian selang mobil pemadam yang rusak, penyediaan nosel panjang untuk menjangkau titik api di bagian dalam timbunan sampah, 200 masker dari Sampoerna, serta satu unit mobil pemadam kebakaran dari Antam. Personel Brimob dan Polres Ternate turut membantu pemadaman menggunakan kendaraan water cannon.

Sherly juga menyoroti beratnya kondisi yang dihadapi petugas selama hampir dua pekan. Paparan asap tebal dan suhu panas menjadi tantangan dalam proses pemadaman, terlebih dengan keterbatasan perlengkapan yang dihadapi di lapangan.

“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas semua upaya yang sudah dilakukan. Saya tadi belum sampai satu jam sudah sesak napas. Bapak-bapak di sini sudah dua minggu menghadapi kondisi yang tidak mudah,” ujarnya.

Sebagai langkah perlindungan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Kesehatan menjadwalkan penugasan tim kesehatan di lokasi mulai Jumat. Multivitamin dan oksigen disiapkan untuk membantu menjaga kondisi petugas yang terpapar asap selama proses pemadaman.

Dalam peninjauan tersebut, Sherly dan Sarbin didampingi Wali Kota Ternate Tauhid Soleman, Wakil Wali Kota Ternate Nasir Abubakar, serta Sekretaris Kota Ternate Rizal Marsaoly.

Pemerintah menargetkan seluruh titik api di TPA Takome dapat dipadamkan secara menyeluruh. Penuntasan menjadi penting untuk mencegah kebakaran kembali meluas sekaligus memastikan proses penanganan tidak berhenti hanya karena api di permukaan telah padam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *